Home » » Polres Ciamis Gelar Konfrensi Pers Ungkap Empat Kasus Yang Berbeda

Polres Ciamis Gelar Konfrensi Pers Ungkap Empat Kasus Yang Berbeda

Ditulis oleh : Unknown pada Jumat, 09 Agustus 2019 | 06.42


Polres Ciamis Gelar Konfrensi Pers Ungkap Empat  Kasus Yang Berbeda


Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso, menggelar konferensi pers mengungkap 3 kasus penyalagunaan narkoba dan 1 peredaran miras jenis Ciu di halaman Mapolres Ciamis, Jumat (09/8/2019) siang.

Sebanyak 5 orang pelaku berhasil diamankan, mereka di tangkap di sejumlah lokasi berbeda.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir diantaranya, Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso,Kasat narkoba AKP Darli, Kasubag Humas Iptu Iis Yeni dan KBO narkoba Ipda Edi Permadi.


Kapolres Ciamis mengatakan, bahwa pelaku merupakan pengedar miras oplosan jenis ciu diwilayah Desa Panumbangan, Kabupaten Ciamis.

Pelaku diamankan inisial DH (27) warga Dusun Cihonje RT. 015/006 Desa Tenggerharja, Kec.Sukamantri, Kab.Ciamis.

Dari penggrebekan ini, polisi mengamankan barang bukti 152 botol plastik ukuran 600 ml berisikan minuman keras oplosan jenis ciu.


"Pelaku memperoleh keuntungan dari hasil penjualan sebesar Rp. 1.800.000 dan berlangsung sudah 2 bulan menjual miras oplosan jenis Ciu," ucap AKBP Bismo dihalaman Mapolres  Ciamis, Jum'at (09/8) siang.

Atas perbuatannya pelaku melanggar pasal 204 ayat (1) KUHPidana Jo pasal 62 ayat (1) UU RI No. 08 Thn. 1999 tentang perlindungan Konsumen. Dengan ancaman pidana penjara 5 sampai 15 tahun dan pidana denda Rp. 2.000.000.000,- (Dua Miliar Rupiah)

Kasus ke-2, Polres Ciamis
mengamankan pelaku pengedar obat psikotropika daftar G jenis Tramadol yang diedarkan di wilayah Ciamis. Tersangka inisial IF (23) merupakan mahasiswa warga dusun Sindanggalih RT 001/012, Desa Kahuripan, Kec.Tawang Kota Tasikmalaya

"Dari tersangka ini, polisi mengamankan barang bukti
8 strip yang didalamnya berisikan 80 butir jenis obat daftar G jenis Tramadol yang disimpan dalam tas pinggang warna merah selendang hitam," terang AKBP Bismo.

Atas perbuatanya melanggar pasal 196 Jo pasal 198 UU RI no. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Dengan ancaman pidana 10 tahun penjara, dengan denda paling banyak 1 Miliar Rupiiah

Pada kasus ke-3, Polres Ciamis mengamankan dua pelaku kepemilikan narkoba jenis sabu. Tersangka inisial DS (39) buruh warga dusun Nyangkokot RT 003/008, Desa Panumbangan, Kec.Panumbangan, Kab.Ciamis dan inisial GS (36) wiraswasta warga jalan Padasuka, Nagrak RT 003/ 005, Kel.Lengkongsari, Kec. Tawang Kota Tasikmalaya.

"Tersangka saat digeledah polisi di dalam saku celana jeans sebelah kanan bagian depan ditemukan kemasan bungkus rokok yang didalamnya terdapat narkoba jenis sabu seberat 1.01 gram bruto," ungkap AKBP Bismo.

Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti, 1 unit handphone merk Samsung warna hitam dan 1 unit handphone merk Oppo warna hitam merah.

Atas perbuatanya pelaku kini meringkuk dibalik jeruji besi dan melanggar pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) Pasal 127 Ayat (1) Huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman pidana 4 sampai 12 tahun dan pidana denda Rp. 800.000.000,-

Sedangkan kasus ke-4, Polres Ciamis kembali mengamankan pelaku pengedar obat daftar G jenis Hexymer diwilayah pengandaran. Pelaku diketahui imisial SR (39) nelayan warga dusun Karangsalam RT 02/03 Desa Pananjung, Kec.Pangandaran, Kab.Pangandaran.

"Saat pelaku digeledah dari dalam saku celana jeans sebelah kanan bagian depannya ditemukan kemasan rokok dan ditemukan barang bukti 4 bungkus plastik klip kecil yang masing-masing berisikan 10 butir jenis obat Hexymer yang jumlah seluruhnya sebanyak 40 butir dan juga uang tunai sebesar Rp. 150.000," ujar AKBP Bismo.

Atas perbuatanya melanggar pasal 196 Jo. Pasal 198 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Dengan ancaman pidana penjara 10 tahun, denda paling banyak 1 Milyar Rupiah.

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM