Home » » ITL Trisakti Melaksanakan Upacara 17-an Sekaligus Memperingati Hari Perhubungan Nasional

ITL Trisakti Melaksanakan Upacara 17-an Sekaligus Memperingati Hari Perhubungan Nasional

Ditulis oleh : Unknown pada Selasa, 17 September 2019 | 09.10

Bidikfakta.com- Jakarta, Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti melaksanakan Upacara 17-an yang rutin dilaksanakan setiap bulannya serta dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (HARHUBNAS). Hadir pada Upacara tersebut selaku Inspektur Upacara Mayjen TNI (Purn) Bimo Prakoso yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Trisakti, Rektor ITL Trisakti Dr.Tjuk Sukardiman, para Warek, Dosen dan karyawan ITL Trisakti serta para perwakilan dari Sekolah Tinggi lain yang berada di bawah Yayasan Trisakti.

Dalam amanatnya Bimo menjelaskan bahwa setiap tanggal 17 Trisakti selalu melaksanakan kegiatan Upacara 17-an " Pada hari ini kita sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun Perhubungan Nasional, ITL ini Mbahnya transportasi dan intinya transportasi ya di ITL ini  dan juga Risetnya disini", ujar Bimo.

Usai Upacara, kemudian dilanjutkan dengan Ceramah Umum dengan Tema "Membangun Wawasan Kebangsaan NKRI Akademisi ITL Trisakti Guna Ikut Serta Merajut Persatuan Indonesia Kokoh Melalui Pengabdiannya di Sektor Transportasi dan Logistik" Dengan Narasumber Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar,MSc. Bertempat di Ruang Auditorium lantai 7 Kampus ITL Trisakti.

Hadir pada Ceramah Umum tersebut antara lain Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar,MSc, Mayjen TNI (Purn) Bimo Prakoso, Rektor ITL Trisakti Dr.Tjuk Sukardiman, Perwakilan dari IKAL,Dosen, Karyawan dan Mahasiswa serta undangan lainnya.

Disela acara saat ditemui oleh awak media, Agum Gumelar mengatakan " Salah satu yang berkembang selama ini adalah perkembangan ilmu dan teknologi, perkembangan ilmu dan teknologi ini sangat besar manfaatnya bagi bangsa ini, tetapi ada empat hal yang patut diwaspadai dengan berkembangnya ilmu dan teknologi ini",ujar Agum saat ditanya oleh awak media terkait perkembangan teknologi bagi generasi muda, Selasa (17/9/2019).

Menurut Agum  saat ini terjadi situasi dimana sulit sekali dalam mengontrol lalu lintas berita di medsos yang telah berdampak negatif dan menimbulkan perpecahan juga menimbulkan kebencian.

"Caranya kita harus benar -benar dewasa dalam menyikapi setiap perkembangan situasi dan kita harus beradaptasi dengan perkembangan ilmu dan teknologi itu, harus kita manfaatkan dengan baik dan benar tetapi juga harus hati- hati", tuturnya.

Selain itu Isac Latuconsina selaku Koordinator Bidang Pengembangan Pendidikan IKAL mengatakan" Mahasiswa ini merupakan bagian dari Demografi kita, kalau mereka menjadi warga negara yang baik dan bermutu serta menjadi warga negara yang produktif maka bonus demografi itu dapat kita capai, tetapi kalau mereka tidak bisa mengembangkan dirinya menjadi warga negara yang produktif dan bermutu maka bonus demografinya bisa hilang", ujar Isac saat diwawancarai media.

Menurutnya generasi muda ini perlu dikembangkan dan perlu mengembangkan dirinya menjadi pribadi- pribadi kompetitif karena ada keunggulan dan produktifitas.
(RD)

Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM