Home » » Kehadiran Oknum Brimob Resahkan Warga Apartemen Mediterenia Palace Kemayoran

Kehadiran Oknum Brimob Resahkan Warga Apartemen Mediterenia Palace Kemayoran

Ditulis oleh : Unknown pada Minggu, 01 September 2019 | 12.02

Kehadiran Oknum Brimob Resahkan Warga Apartemen Mediterenia Palace Kemayoran



Beberapa Warga Apartemen Mediterina Palace Kemayoran, Jakarta Pusat mengaku resah adanya kehadiran beberapa Oknum Brimob Bersenjata lengkap sejak Sabtu (31/9/2019). Warga meminta, motif dibalik kehadiran Brimob di salah satu area fasilitas umum apartemen itu patut diusut dan ditelusuri.

"Kami warga disini resah sebab sudah dua hari ini ada 6 orang berseragam lengkap yang diduga dari kesatuan Brimob Polda Metro Jaya, berjaga ditaman bermain Unit UG apartemen yang notabennya salah satu fasum taman bermain anak dibawah umur," ujar Sihar Dedi, salah satu warga Apartemen Mediterina Palace Kemayoran di Jakarta, Minggu (1/9/2019).

Dedi menjelaskan, dirinya sempat mendapat perlakuan kurang menyenangkan lantaran menanyakan maksud kedatangan Oknum Brimob tersebut. 

"Saat saya coba mengambil inisiatif bertanya kepada aparat brimob terkait maksud sebab mereka berada di AMPR sebab di group whatsapp warga sudah tidak nyaman dengan adanya aparat saya sempat mendapatkan perlakuan kurang mengenakan. Atas dasar itu, saya langsung mengambil sikap untuk berkoordinasi dengan aparat Polsek Kemayoran dan Polres Metro Jakarta Pusat," ujarnya.

Dedi menambahkan, dirinya mendapat keterangan bahwa kehadiran Oknum Brimob itu terindikasi adanya suruhan oleh pihak Dinas Perumahan DKI Jakarta.

"Saya mengetahui perihal maksud para parat brimob itu berada di AMPR dari saudara Rosa yang merupakan warga sekaligus pengurus P3SRS kubu Khairil Poloan," ucapnya. 

Dikesempatan yang sama salah seorang warga AMPR Tower A, Agus juga menyatakan bahwa dirinya melihat beberapa oknum yang diduga dari kesatuan brimob. 

"Selepas pulang kerja hari sabtu 31 Agustus 2019 jam 23.30WIB disebelah dominoz pizza AMPR melihat ada beberapa orang oknum aparat berseragam dan bersenjata lengkap," terang dia.

Melihat hal itu, dirinyapun hanya berinisiatif menanyakan ke warga yang lainnya lewat grop Whatshap warga AMPR.


Menyayangkan

Sementara itu, Razman Nasution, SH selaku warga AMPR saat dihubungi mengaku sangat menyangkan kejadian tersebut.

"Saat peristiwa itu posisi saya sedang diluar kota di Batam. Saya tau peristiwa itu dari group WA Warga AMPR dan saya menyayangkan hal ini sampai terjadi sebab komitmen warga selama ini ingin menyesaikan persoalan AMPR secara baik dan mandiri," terang Razman di Jakarta (1/9/2019).

Keterangan warga juga diperkuat oleh statemen Chief Scurity AMPR, Mulyana. Dirinya menyatakan bahwa kehadiran oknum aparat baru diketahui setelah dirinya mendapat laporan dari warga. 

"Saya kaget, bisa-bisanya ada aparat berseragam lengkap diarean AMPR tanpa memneritahukan kepihak kami. Saya tidak peduli soal dualisme kepengurusan disini yang sebab tugas utama saya menjamin kenyaman semua warga AMPR tanpa terkecuali," tegasnya. 

Mulyana mengakui dirinya akhirnya menemui beberapa oknum aparat dan menanyakan maksud dan tujuan mereka.

"Kalau terjadi apa-apa disinikan kami pihak scurity pasti akan dimintai tanggung jawab, karenanya saya mendatangi mereka dan menanyakan apa maksudnya. sempat terjadi sedikit perdebatan tapi akirnya mereka mengerti dan tadi siang langsung membubarkan diri, " imbuhnya.


Harus Diusut

Bagus Irawan SH selaku jurubicara warga AMPR menyatakan dirinya mengecam prilaku aparat tersebut lantaran tidak sesuai dengan tupoksinya. Bahkan, maksud dan motif adanya keberadaan Brimob tersebut patut untuk ditelusuri.

"Saya mengecam intimidasi KP cs dengan menurunkan brimob bersenjata laras panjang. Karena menimbulkan keresahan warga terutama anak-anak kecil yang akan beraktifitas ke lantai UG, Saya mewakili warga yang merasa terancam dan tidak terima atas tindakan ini dan akan segera bersurat ke pihak- pihak terkait agar mendapat perhatian khusus," tutup Bagus Irawan SH, selaku juru bicara warga pada awak media, (1/9/2019). 


Bagikan :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM