Alih-Alih Bisa Bantu Masuk Kerja Kades Junti Minta Uang Kepada Orang Tua Calon Karyawan.

Serang -- bidikfakta com," seorang warga merasa kesal dengan kelakuan Kades Junti insial JKR, yang menurutnya telah membohongi dirinya alih-alih bisa masukin kerja anaknya ke salahsatu perusahaan,JKR meminta uang ADM sebesar satu juta rupiah kepada Edoy orang tua dari anak yang mau di masukin kerja oleh JKR  Kades Junti, namun hingga sampai saat ini belum ada kejelasan," ungkap Edoy.

Berawal pertemuan antara Edoy dengan JKR Kades yang kebetulan sedang  berkunjung ke Desa Pangawinan dimana Edoy adalah warga Desa Pangawinan Kec Bandung Kab Serang Banten, secara kebetulan saat itu Edoy berbincang-bincang dengan JKR mengenai adanya lowongan kerja di wilayah Desa Junti karna Edoy beranggapan JKR Kades Junti itu sebagai yang punya wilayah.

Diduga ada kesempatan oknum Kades Junti itu mengiakan adanya lowongan kerja di salahsatu perusahaan dan siap membantu untuk memasukan anaknya Edoy, oknum Kades itu meminta sejumlah uang kepada Edoy dan, Edoy pun menyanggupi demi anaknya namun saat itu Edoy baru memberikan uang ADM masuk kerja sebesar satu juta rupiah di tambah lagi setelah beberapa minggunya lima ratus ribu melalui rekening berinisial SY.

Beberapa bulan telah berlalu anak Edoy belum juga masuk kerja, beberapa kali juga Edoy menanyakan kepada JKR Kades Junti itu namun jawabanya hanya sabar dan entar membuat Edoy kesal dan sangat kecewa dengan tindakan seorang Kades yang di anggap telah membohongi nya,"saya kecewa saya ingin uang saya di kembalikan, saya merasa di tipu kalau seperti ini caranya," ungkap Edoy.

Sementara Kades Junti JKR ketika mau di temui media mengatakan sedang di luar dan dua hari kemudian ketika di komfirmasi whatsap JKR tidak menjawab Rabu 6 Maret 2024.

Diduga oknum Kades itu memanfaatkan keadaan Edoy, alih-alih bisa masukin kerja anaknya, JKR meminta sejumlah uang sebesar RP 1500.000 dan sampai tayangnya berita ini Kades Junti JKR belum bisa di temui dan menjawab whatsap wartawan.

SM/Red.

Posting Komentar

0 Komentar