Berita terkini :

Pangdam Jaya Launching Karya Bhakti Pemeliharaan Sungai dan Situ Kota Bekasi

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Senin, 16 Juli 2018 | 08.36

Bidikfakta.com- Kota Bekasi - Dalam rangka  kegiatan Noramilsasi Situ dan Sungai di Wilayah Kodim 0507/Kota Bekasi  yang di selenggarakan di Plaza Kelurahan Kota Baru Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi, Senin (16/07/2018 )  adapun tempat yang di normalisasi Situ Rawa Bebek Taman Tirta SFS Kelurahan Kota Baru wilayah Kodim 0507/Bks Koramil 01/ Kranji  dan Sungai Sunter belakang Grand Chika Kelurahan Jatiwarna,Kecamatan Pondok Gede Koramil 02/ PG, dalam acara tersebut diadakan aksi sosial di antaranya Pengobatan gratis, Pembagian Sembako dan di lanjutkan peninjauan lokasi situ oleh Mayjen TNI Joni Supriyanto, S.H. Pangdam Jaya  serta di mulainya proyek normalisasi, adapun yang dalam acara tersebut. Kabag.Pembangunan Hudi Wijanarko, Perwakilan dari BBSWCC,Aster Dam Jaya Kolonel Inf.Jacky, Kazi Dam Jaya,Dandim 0507/ Bekasi Letkol.Arm.Abdi Wirawan, Danramil 01/ Kranji Mayor.Inf Rahmat Triono, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air,Kepala Dinas PUPR Kota Bekasi,Camat Bekasi Barat Muhamnad Bunyamin, Lurah Kota Baru Para Tokoh Agama,.Para Tokoh Masyrakat ,Karang Taruna,PKK Kelurahan Kota Baru,LPM dan BKM.

Kepada Beritaekspres.Com Aster Kasdam Jaya Kolonel.Inf. Jacky mengatakan Kita mengerjakan ini selama seratus hari, ada di empat sungai dengan 9 situ salah satunya situ di Kota Baru ini atau Situ Rawa Bebek yang juga merupakan batas antara Bekasi dan Jakarta Timur, disini kita membersihkan sedimen dan sampah, kira -kira agar sampah dan sedimen yang diangkat ini kubikasinya dapat mengantikan berapa oleh air yang ada di sungai atau situ ini," ujarnya".
 
Lebih lanjut Jacky mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkain kegiatan pembersihan 9 sungai dan 4 Situ yang ada di beberapa walayah Kodam Jaya. Bersamaan dengan pembersihan Situ Rawa Bebek, juga dilakukan secara bersamaan pembersihan di 2 Situ, yaitu Situ Bahar Di Depok, dan Kali Sunter di Jatiwarna.

"Besok kita akan tambah tiga lagi, Dalam minggu ini diharapkan seluruh proyek sudah masuk ke titik-titik bekerja," imbuhnya.

Diketahui, bahwa pengerjaan proyek pembersihan di 9 sungai dan 4 Situ tersebut menghabiskan dana sebesar 10 miliar rupiah. Dana tersebut berasal dari APBN tahun 2018. Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBSCC) merupakan dibawah langsung kementerian PUPR, selain itu kementerian kehutanan juga mengalokasikan dana untuk pengadaan pohon yang nantinya akan ditaman disekitar sungai atau situ yang sudah  dibersihkan.

"Kita juga sudah mendapatkan pohon dari kementerian kehutanan,nantinya kita akan tanam disekitar sungai atau situ untuk mencegah abrasi," kata Jacky.

Terkait dengan masyarakat yang membuang sampah di sungai atau situ, Jacky mengakatakn bahwa TNI akan bekerjasama dengan pemerintah setempat akan selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk cinta terhadap kebersihan lingkungan.

"Itu nanti ada sosialisasinya, oleh babainsa, bekerjasama dengan pemerintah setempat, binmas, memberikan sosialisasinya kepada masyarakat harus peduli lingkungan. Antara aparatur pemerintah dengan masyarakat saling bersinergi," tambahnya.

"Pengerjaan proyek ini hanyalah suatu metode karya bakti, bagaimana kita membantu pemda agar menjadi lebih optimal lagi, bersih menghindari banjir. keguyuban antara pemerintah dengan masyarakat. Situ yang sudah bersih diharapkan dapat menjadi nilai ekonomis. Supaya masyarakat juga ikut bertanggung jawab, dengan budaya bersih,"Pungkasnya".

Koramil 01/Kranji

Wakil Ketua P3SRS: Ini Pertama Kalinya Apartemen di Bogor Yang Legalitas P3SRS Akan Disahkan

Bidikfakta.com- Bogor, P3SRS Apartemen Bogor Valley (ABV) yang diketuai oleh Ria Andriani, menggelar pertemuan dengan para penghuni Apartemen untuk membahas masalah yang selama ini terjadi di ABV, pertemuan tersebut bertempat di Apartemen Bogor Valley lantai 12, Minggu (15/7/2018).

Dalam pertemuan antar warga ABV tersebut Hadir pula Wakil Ketua P3SRS Agus Kada serta Sekjen P3SRS dan dihadiri oleh Ratusan Warga Apartemen.

Dalam kesempatan tersebut Agus Kada menjelaskan tentang perkembangan terakhir sejak kepengelolaan ABV dikelola sendiri oleh warga sejak 8 Juli 2018.

"Perkembangan legalitas P3SRS kita sebelum lebaran seluruh dokumen yang dibutuhkan sebagai persyaratan sesuai Perundang- undangan sudah dimasukan ke Kantor Walikota sebagai instansi yang mensahkan segala dokumen dan pengesahan serta izin operasional secara resmi", ujarnya saat membuka pertemuan tersebut.

" Informasi terakhir yang kita peroleh setelah tim dari warga berkunjung ke Walikota, kita diterima langsung, ini pertama kalinya Apartemen di Bogor, yang P3SRS nya disahkan dan ini menjadi penting", paparnya dan disambut tepuk tangan yang meriah dari yang hadir.

Saat yang sama, Ria Andriani selaku Ketua P3SRS mengatakan "Hari ini adalah hari terakhir menerima surat dukungan, sampai saat ini surat dukungan yang terkumpul sebanyak 315 pemilik unit, sebagai informasi  di ABV itu ada 694 unit, direncanakan pada senin besok kita akan masukan surat dukungan ini ke Walikota sebagai tambahan persyaratan dan kita ini sesungguhnya sudah mayoritas sebenarnya", terang Ria.

"Saat ini status Quo, sambil menunggu pengesahan, urusan rumah tangga kita ini harus terus berjalan oleh karena itu tiga hal ini harus dijamin normal, yaitu air, listrik dan lift. Siapapun yang memegang kepengelolaan tiga hal ini tidak boleh dipolitisir dan jangan dipersulit", tegasnya.

Para penghuni Apartemen Bogor Valley berharap apa yang selama ini mereka alami dengan berbagai macam persoalan, mengharapkan solusi yang terbaik agar para warga/ penghuni Apartemen bisa hidup berdampingan dengan aman dan damai.
(R)

Tidak Sekedar Membangun Desa,TNI Juga Pererat Komsos

Tidak Sekedar Membangun Desa, TNI Juga Pererat Komsos


Melalui komunikasi sosial dengan komponen masyarakat dapat pelihara sinergitas guna membangun masyarakat yang berjiwa kebersamaan dengan berlandaskan wawasan kebangsaan dalam mewujudkan Kemanunggalan TNI bersama Rakyat untuk kesatuan dan persatuan NKRI, disela pengerjaan sasaran satga TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 102 Wiltas jalin komunikasi sambil menikmati minuman alakadarnya, namun tak mengurangi rasa kebersamaan antara TNI dengan masyarakat.

Untuk kegiatan TMMD ke 102 yang diagendakan mulai 10 Juni hingga 8 Juli 2018 dipusatkan di Desa Tujung Kecamatan Sembakung. Kedepan akan dipusatkan di wilayah-wilayah lain dan untuk kegiatan berupa fisik, mungkin dikemas dalam kegiatan yang berbeda, ungkap Pasiter Kodim Nunukan Kapten Inf Eko Dariyanto.

"Membangun kebersamaan itu harus tetap terjaga dan terpelihara, keakraban antara anggota TNI dengan Masyarakat merupakan suatu kewajiban yang bisa mempererat hubungan dengan masyarakat" ujarnya.

"Dalam kegiatan apapun, TNI di harapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman, serta mampu membantu dan mengatasi kesulitan masyarakat di lingkungan mereka" tutup Pasiter. 

(Eva Andryani/Pendim 0911/Nnk)

Satgas TMMD Hadir Untuk Warga Tujung, Sejahtera Milik Kita Bersama

Satgas TMMD Hadir Untuk Warga Tujung, Sejahtera Milik Kita Bersama


Kondisi lingkungan yang bersih dan sehat merupakan harapan mayarakat, namun untuk mewujudkan lingkangan yang bersih dan sehat harus memiliki penunjang serta kesadaran masyarakat itu sendiri. Satgas TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 102 Wiltas 2018 membangun MCK di Desa Tujung Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan.

Tak hanya sekedar membangun MCK, satgas TMMD juga mengadakan penyuluhan kesehatan, serta menghimbau warga Desa Tujung untuk lebih hidup sehat serta menjaga kebersihan, baik kebersihan pribadi maupun lingkungan, terlebih saat MCK sudah selesai di bangun, jangan hanya mau menggunakan saja tapi juga mau merawat agar MCK bisa di gunakan dalam jangka waktu yang lama, himbau Sertu Samijan.

Wujud kemanunggalan TNI dan rakyat, warga saling bahu membahu bantu TNI mengerjakan pembangunan fasilitas umum MCK, kemanunggalan harus diwujudkan secara nyata dan harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Program seperti ini selalu berkesinambungan dan akan terus di laksanakan di wilayah perbatasan, tentunya untuk membantu dan mengatasi kesulitan rakyat.
Terciptanya lingkungan yang sehat dan nyaman merupakan salah satu program Satuan Teritorial yang ada di kewilayahan melalui program TMMD, ungkap Kapten Inf Eko Dariyanto Pasiter Kodim 0911/Nnk. 

(Eva Andryani/Pendim 0911/Nnk)

Danlanud Abd Saleh Pimpin Upacara Pembukaan MOPDD

Malang, bidikfakta.com - Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Andi Wijaya, S.Sos. memimpin jalanya upacara pembukaan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) Sekolah Angkasa, Senin pagi (16/7). bertempat di  Appron Baseops Lanud Abdulrachman Saleh.

Acara yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Padamu Negeri tersebut dihadiri Ketua Pia Ardhiya Garini Cabang 3 / Daerah II Lanud Abd Saleh Ibu Aspiyati Andi Wijaya, Kepala Dinas Operasi Lanud Abd. Saleh Kolonel Pnb Reza R.R. Sastranegara, S. Sos., M.AP., para Guru Sekolah Angkasa Lanud Abd Saleh dan siswa-siswi SMP Angkasa serta SMK Penerbangan Angkasa Lanud Abd. Saleh

Danlanud Abd Saleh dalam sambutannya mengatakan, "Setelah libur panjang, para siswa kembali bersekolah. Masa Orientasi Peserta Didik Baru menjadi kegiatan pertama bagi para siswa yang baru menginjakkan kaki di sekolah.Menurutnya MOPDB diberlakukan agar siswa baru mengetahui lebih dalam tentang sekolah barunya, baik mengenai lingkungannya, norma yang ada di dalamnya, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pengenalan siswa terhadap sekolahan.".

Lebih lanjut Danlanud mengatakan, selama ini, masa orientasi tersebut kerap memiliki konotasi negatif di kalangan para siswa, tidak jarang siswa merasa ketakutan ketika harus menghadapi masa orientasi. Terlebih dengan beban tugas yang kadang sulit bahkan tidak mungkin untuk dilakukan. Namun, pemerintah mencoba untuk meminimalisir masa orientasi tersebut.

Danlanud berharap pelaksanaan masa orientasi peserta didik baru (MOPDB) tidak ada lagi praktek-praktek yang menyulitkan siswa, yang mempermalukan sisiwa ketika dia tidak membawa / memiliki seperti yang di harapkan panitia bahkan tidak ada lagi perpeloncoan. Peserta didik baru seharusnya mendapat motivasi untuk lebih giat belajar untuk meraih prestasi. 

"Peserta didik baru harus merasa aman, nyaman dan bersahaja pada siapa saja, baik oleh teman sebaya, para pendidik, guru, penjaga sekolah hingga penjual di kantin sekolah, "tegasnya.

Pasca pelaksanaan pembukaan orentasi tersebut, para siswa-siswi Sekolah Angkasa diarahkan ke Gedung Cakrawala untuk melaksanakan Teleconferense dan dilanjutkan kegiatan penting yaitu peduli lingkungan disekitaran perumahan dan sekolahan. 

Untuk anak-anak TK Angkasa Komplek Kartanegara, lanjut Danlanud, melaksanakan peduli lingkungan dengan membersihkan Gereja Katholik Komplek TNI AU Kartanegara Tamanharjo Singosari, sedangkan siswa-siswi SMP dan SMK Penerbangan Angkasa melaksanakan  kebersihan disekitar perumahan dan Masjid Darussalam Komplek Pringgodani Tamanharjo Singosari.

"Kegiatan ini dimaksudkan selain untuk mengajarkan siswa menghargai lingkungan serta menjaga kebersihan Sekolah, perumahan maupun tempat Ibadah, juga membiasakan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup, yaitu dengan cara merawat tanaman dan membuang sampah pada tempatnya, "pungkas Danlaud.(Kumara)

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM