Berita terkini :

Pelihara Kondusifitas, Petugas TNI Polri Bersinergis, Gelar Operasi Cipta Kondusif.

Ditulis oleh : Unknown pada Selasa, 21 Mei 2019 | 13.57

Pelihara Kondusifitas, Petugas TNI Polri Bersinergis, Gelar Operasi Cipta Kondusif.


Pasca Pengumuman Resmi dari KPU RI, Polda Banten, tim Brimob Polda Banten bersama tim gabungan TNI dari Batalyon Mandala Yudha melaksankan razia cipta kondisi, di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Rabu dini hari (22/5/19).

Dikatakan Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi P, S.I.K., MH, kegiatan operasi cipta kondusif ini dilaksanakan oleh petugas gabungan dengan tujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Terutama pasca pemilu 2019, TNI-Polri menjamin keamanan serta Kondusifitas wilayah dari Aksi kejahatan jalanan, apalgi saat ini dalam kondisi bulan suci ramadhan.

"Kami Jajaran Kepolisian Daerah Banten beserta TNI gabungan, melaksankan operasi cipta kondisi. Tujuan utamanya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama pasca penghitungan resmi dari KPU, sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal - hal yang dapat menggangu stabilitas keamanan," kata Kabid Humas Polda Banten, saat di temui dilokasi.

Edy menambahkan, para petugas di lapangan yang bertugas sifatnya hanya memberikan himbauan serta memeriksa barang bawaan kendaraan yang melintas, baik itu Narkoba, Sajam, Handak, serata barang - barang lainnya yang dapat membahayakan.

"Kita hanya memberikan himbauan, serta memeriksa kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Jika ditemukan hal - hal yang mengarah kepada pelanggaran maka akan kita tindak sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.

Kabid Humas Polda Banten menjelaskan, razia kali ini petugas gabungan tidak menemukan barang - barang berbahaya dari setiap pengendara yang diperiksa, baik itu, narkoba, sajam, dan benda-benda yang mencurigakan.

"Alhamdulillah, kondidisi dan situasi aman terkendali," pungkasnya.

Polres Lebak Bagikan Sembako Kepada Anak Yatim Dan Orang Jompo

POLRES LEBAK BAGIKAN SEMBAKO KEPADA ANAK YATIM DAN ORANG JOMPO


Kepolisian Resort Lebak dan  Polda Banten memberikan santunan berupa sembako kepada anak yatim piatu dan Orang jompo di Pon Pes Al Qudsu Ds.Parungsari Kec.Sajira dan Kp. Cileuweung Desa Rangkasbitung Timur Kec. Rangkasbitung Kab. Lebak.( Senin, 10 mei 2019)

Santunan berupa sembako  diberikan oleh KBO  Sat Binmas Polres Lebak Iptu  Agus Ruhimat didampingi Bripka H.M.Asep Wili dan Bripka Dodi D. Wahidin sebanyak 150 paket.

"Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Polres Lebak dan Polda Banten kepada warga masyarakat serta sebagai wadah untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat" Ujar Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto, S.I.K., M.H.yang disampaikan Kasat Binmas AKP Surtiwa.


" Semoga dibulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah ini dengan adanya sedikit santunan berupa sembako dapat membantu masyarakat khususnya anak yatim dan orang jompo" tambahnya.

Dengan adanya giat tersebut masyarakat merasa senang dan mengucapkan terimakasih atas kepedulian Polres Lebak dan Polda Banten.

KASAL Tinjau Unsur Satgasla Pengamanan Menjelang Pengumuman Hasil Pemilu 2019

Bidikfakta.com- Jakarta, 21 Mei 2019,-- Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., melaksanakan inspeksi terhadap kesiapan satuan Tugas Laut (Satgasla) Pengamanan menjelang pengumumman hasil Pemilu 2019 bertempat di Dermaga Jakarta International Container Tread (JICT) II Tanjung Priok Jakarta Utara, Selasa (21/5).
 
Turut mendampingi KASAL dalam kegiatan tersebut adalah Asisten Pengamanan (Aspam) KASAL, Asisten Operasi (Asops) KASAL, Asisten Logistik (Aslog) KASAL, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I, Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Laut (Kadiskesal), Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal) dan Komandan Lantamal III. 

Pada Satgasla Pengamanan pengumuman hasil Pemilu 2019, TNI Angkatan Laut menyiapkan dua unsur KRI yaitu KRI dr. Soeharso-990 dengan onboard 2 heli dan KRI Semarang-594 yang langsung dibawah kendali Mabes TNI.

Pada kesempatan tersebut, KASAL meninjau kesiapan personel dan material serta cara bertindak atas segala kemungkinan yang terjadi secara rinci.

Sesuai dengan UU TNI bahwa pelibatan TNI sudah diatur dalam UU TNI Nomor 34 Tahun 2004 pasal 7 ayat (3) bahwa pelibatan dan perbantuan militer dalam keamanan membantu Polri bisa dilakukan dalam tugas TNI pada OMSP (Operasi Militer Selain Perang) yang bisa dan boleh dilakukan jika ada keputusan politik negara. 

Satgasla yang dikomandoi oleh Komandan Satkor Koarmada I Kolonel Laut (P) Mochammad Riza, S.E., menegaskan bahwa dua KRI tersebut bertugas sebagai unsur stand by escape dan hospitalisasi dalam menghadapi segala kemungkinan yang bisa terjadi di Ibu Kota Jakarta pada pengumuman hasil Pemilu 2019 tanggal 22 Mei 2019.

KAL Mansalar Lanal Sibolga Amankan Kapal Bom Ikan

Bidikfakta.com- Sibolga, 21 Mei 2019,-- KAL Mansalar Lanal Sibolga amankan kapal bom ikan di Pulau Kalimantung yang sedang melaksanakan kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan bom ikan, Senin (20/5). 

Penangkapan berawal saat KAL Mansalar melaksanakan patroli di Perairan Teluk Tapian Nauli dan Perairan Mursala di wilayah Perairan Labuhan Kapal, mendapat informasi dari nelayan bahwa di Perairan Kalimantung sedang berlangsung kegiatan nelayan menangkap ikan menggunakan bom.

Menindaklanjuti laporan tersebut, KAL Mansalar bergerak menuju Perairan Pulau Kalimantung dan pada posisi 01° 34' 854' U - 098° 31' 885'' T, melihat secara visual sebuah kapal kecil sandar di Pantai Kalimantung selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan menggunakan perahu karet oleh tim pemeriksa berjumlah 4 anggota KAL Mansalar dan membawa satu pucuk senjata AK47.

Saat Tim Pemeriksa tiba dilokasi dan meihat 3 orang ABK kapal melarikan diri ke darat menuju bukit di Pulau Kalimantung, selanjutnya dilaksanakan pengejaran dan penyisiran sampai ke bukit, namun pelaku tidak ditemukan. Selanjutnya Tim Pemeriksa mengamankan dan melaksanakan pemeriksaan kapal dan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) unit perahu/sampan dengan menggunakan 2 mesin PK15, 1 (satu) unit kompresor dan peralatan selam, 1 (satu) buah box fiber ikan campur hasil handak (bagian dalam ikan kondisi hancur), 3 (tiga) buah tas berisikan baju milik pelaku, 1 (satu) buah karung berisi botol minuman M150 dan botol bir yang diduga digunakan sebagai conteiner bom ikan.

Selanjutnya Tim melakukan penyisiran darat dan menemukan sebuah gubuk dalam keadaan kosong. Tim melanjutkan penyisiran bertemu dengan nelayan yang sedang singgah di Pulau Kalimantung dan diperoleh informasi bahwa ybs melihat 3 orang melakukan penangkapan ikan menggunakan bom dan saat melihat ada Kapal Lanal, pelaku melarikan diri kearah hutan dan meninggalkan perahu mereka dipantai, 

Berdasarkan hal tersebut, Komandan Lanal Sibolga Letkol Laut (P) Betrawan, M.Tr.Hanla, memerintahkan agar barang bukti berupa perahu dan muatannya dibawa ke Lanal Sibolga untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Pelepasan Kapal Perang Australia “HMAS Canberra (FFG 02) dan HMAS Newcastle (FFG 06)”

Bidikfakta.com- Jakarta, 21 Mei 2019,-- Bertempat di Dermaga Jakarta International Container Tread (JICT) II Tanjung Priok Jakarta, Asops Danlantamal III Kolonel Laut (P) Hari Widjajanto mewakili Komandan Lantamal III Laksamana  Pertama TNI Denih Hendrata, S.E., M.M., melepas keberangkatan dua kapal perang  Australia HMAS Canberra (FFG 02) dan HMAS Newcastle (FFG 06), Selasa (21/5).

Perlu diketahui bahwa kedatangan kedua kapal tersebut sebagai bagian dari misi Indo-Pacific Endeavour 2019 yang bertujuan untuk memperdalam kerjasama Australia dengan pasukan keamanan Kawasan, dimana bagian terakhir misi mengadakan kegiatan pelatihan bencana dan militer dengan Indonesia, India, Sri Lanka, Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Selain kerjasama bidang militer juga mempererat hubungan persahabatan yang lebih mendalam antara Indonesia dan Australia dalam berbagai masalah keamanan, penanggulangan terorisme, keamanan maritim, bantuan kemanusian, bantuan bencana, kerjasama pemeliharaan perdamaian serta indrustri pertahanan.

Kapal Perang HMAS Canberra (FFG 02) yang komandani Captain Asley Papp, CSC ini, dibuat pada tanggal 23 Seftember 2009 yang kemudian diresmikan pada tanggal 28 November 2014, adalah merupakan kapal perang jenis landing Helicopter Dock yang berpangkalan di Fleet Base East, dengan dimensi panjang 230,82 m, lebar 32,0 m, Draft 7,08 m dan bobot 27,500 ton, selain itu juga memiliki kecepatan maks 20 knots dengan 358 personel serta memiliki daya jelajah 9,000 nm dan memiliki persenjataan canggih.

Sedangkan Kapal perang HMAS Newcastle (FFG 06) dengan komandan Kapal Commander Anita Sellick CSM ini, dibuat 21 Juli 1989 dan diresmikan 11 Desember 1993, merupakan kapal jenis class quided missile frigate, dengan dimensi panjang 138,1 m, lebar 13,7 m, draft 4,5 m dan bobot 4,100 ton yang memiliki kecepatan maks 29 knots serta awak 184, serta persenjataan yang modern dan canggih.

Selanjutnya kedua kapal perang tersebut akan melaksanakan pelayarannya menuju ke negaranya Australia.

Hadir pada acara tersebut Komandan Pomal Lantamal III, Pasukan Upacara Perwira, Bintara dan Tamtama sert satu kompi Satsik Lantamal III.

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM