Berita terkini :

Kisah Mengharukan Di Lokasi TMMD Desa Lengkonglor

Ditulis oleh : redaksi bidikfakta pada Senin, 23 April 2018 | 08.33

Bidikfakta.com- Ada banyak kisah disela-sela kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 tahun 2018 di Desa Lengkonglor Kecamatan Ngluyu.

 Salah satunya adalah kisah haru dimana anggota TNI  Serda Syaifudin mendadak meneteskan air mata  saat menyuapi salah satu pasien yang sudah usia lanjut, Sabtu (20/4/2018).


Kisahnya, sore hari sekitar pukul 16.00, Jaminem, (52) warga Dusun Gurit mendatangi Posko TMMD 101 di Desa  Lengkongkolor , Jaminem kepada anggota TNI yang berjaga menceritakan kondisi Paisah (73) ibunya, yang mendadak lemas dan segera membutuhkan pertolongan medis.

 Menerima laporan ada warga yang sakit  Perwira Pengawas Posko TMMD 101 Kapten Cba. Triatmoko langsung menghubungi anggota tim kesehatan TMMD 101. Kapten Cba. Triatmoko yang juga Danramil 0810/18 Ngetos bersama tim medis dan ditemani beberapa anggota TNI lainnya mendatangi rumah Paisah. Setelah dilakukan pemeriksaan dan diberi obat, tim medis menyampaikan bahwa selain faktor usia, Paisah menderita kelelahan, sehingga, dia tiba-tiba lemas.

 "Sakit Mbah Paisah sebenarnya tidak begitu parah. Dia hanya butuh banyak istirahat dan makan yang cukup agar kesehatannya segera pulih," ujar Kapten Cba. Triatmoko saat ikut mendampingi di rumah Paisah.


Setelah ditangani tim medis, orang-orang yang berada di sekitar rumah Paisah dikejutkan dengan suara isakan tangis  seorang lelaki. Ternyata tangisan tersebut dari salah satu anggota Satgas TMMD  Serda Syaifudin yang tidak dapat menahan air matanya  saat menyuapi makanan Paisah.


Saat sedang menyuapi  Paisah baru tiga kali suap, tiba-tiba tangis sesenggukan Serda Syaifudin layaknya anak kecil. Karuan saja, orang-orang yang berada didekatnya ikut bingung, apa yang sedang terjadi pada diri Serda Syaifudin.


Saat ditanya, Serda Syaifudin menuturkan ketika dirinya menyuapi  Paisah, langsung teringat pada ibunya. Serda Syaifudin anggota Koramil 0810/6 Kertosono yang sejak 15 tahun silam berpisah dengan ibunya. Saat ditinggal dinas sebagai prajurit TNI, ibunya berada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Timur hingga saat ini belum pernah bertemu.

 "Saya teringat ibu saya,  Padahal saya belum bisa membalas budi apa-apa kepada ibu saya," tutur Syaifudin terbata-bata.


Serda Syaifudin merindukan ibunya yang selama ini telah membesarkan dan menempa dirinya hingga kini menjadi anggota TNI. Kerinduan Serda Syaifudin terhadap ibunya nampak tergambar dari cara dia menyuapi Paisah. Meski seorang tentara, Serda Syaifudin ternyata juga masih berharap kasih sayang  seorang ibu yang telah  melahirkannya. 

SEBANYAK 16 CPNS BARU PERKUAT KAPAL PATROLI BAKAMLA RI

Bidikfakta.com- Batam, Senin 23 April 2018 (humas Bakamla RI) Sedikitnya 16 personel Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) turut memperkuat kapal patroli Bakamla RI di Batam. Ke-16 Pegawai baru tersebut berdinas di KN. Bintang Laut – 4801 berjumlah empat orang, sementara 11 CPNS lainnya diproyeksikan sebagai ABK dari KN. Belut Laut – 4806. . Saat ini mereka sedang melaksanakan kegiatan rutin sehari-hari berupa pembinaan fisik dan pembersihan disekitar dermaga dan lingkungan Kantor Pangkalan Armada Keamanan Laut Zona Maritim Barat di Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Senin (23/04/2018).

Aktifitas sehari-hari sebagai ABK kapal patroli, CPNS Bakamla RI Angkatan II tahun 2016, harus menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru di kapal termasuk CPNS wanita. "Dengan adanya CPNS baru yang masuk ke KN. Bintang Laut – 4801, sangat membantu dalam memperkuat operasional kapal, terutama menambah kekuatan divisi jaga dan perawatan serta pembersihan kapal", demikian dikatakan Perwira Pelaksana (Palaksa) KN. Bintang Laut – 4801 Kapten Laut (P) Mang Ampu Tua S.

Ada empat CPNS baru yang masuk ke KN. Bintang Laut terdiri dari 3 CPNS pria dan satu CPNS wanita. Dengan demikian KN. Bintang Laut diperkuat 25 ABK terdiri dari 22 ABK pria dan tiga ABK wanita. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari mereka memiliki tanggung jawab sama, baik ABK pria maupun wanita.

Autentikasi Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono

KASUBDITDUKLAT TINJAU UNSUR PENDUKUNG PENANGGULANGAN RADIASI NUKLIR

Bidikfakta.com- Batam, Senin 23 April 2018 (Humas Bakamla RI)
Kepala Sub Direktorat Dukungan dan Latihan (Kasubditduklat) Bakamla RI Kolonel Laut (T) Robby Darwin selaku Koordinator Logistik Latihan Penanggulanagan Radiasi Nuklir tahun 2018, meninjau KN. Bintang Laut-4801, yang bersandar di Dermaga Pangkalan Armada Keamanan Laut Zona Maritim Barat di Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Senin (23/04/2018). 

KN. Bintang Laut – 4801 yang dikomandani Mayor Laut (P) Hendra Kurniawan, merupakan salah satu unsur pendukung yang terlibat dalam Latihan Penanggulanagan Radiasi Nuklir tahun 2018, yang diselenggarakan oleh Bakamla RI bekerjasama dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten RI) yang akan digelar dalam waktu dekat di perairan Batam.

Kasubditduklat Bakamla RI beserta rombongan didampingi Komandan KN. Bintang Laut Mayor Laut (P) Hendra Kurniawan dan Perwira Pelaksana Kapten Laut (P) Mang Ampu Tua S, memeriksa secara fisik kesiapan dan perlengkapan yang akan digunakan dalam latihan tersebut.

Turut dalam rombongan Kasubditduklat Bakamla RI, yakni Kasilatops Udara Maritim Sahlani, S.T., Msi, Staf Kom Opsla Serma Kom Abjen Marbun serta beberap personel Staff Bakamla RI yang terlibat dalam latihan ini. Rencananya Latihan dan Bimbingan Teknis Penanganan Zat Radioaktif yang diberi  nama sandi " PEDANG 2018 ", akan dibuka besok Selasa 24 April 2014 di Batam.

Autentikasi Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono

Kunker Presiden RI Pengembangan Bandara Jenderal Besar Soedirman Resmi Dimulai

*Kunker Presiden RI Pengembangan Bandara Jenderal Besar Soedirman Resmi Dimulai*

Jawa Tengah,bidikfakta.com

Pengembangan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, resmi dimulai. Pengembangan bandara yang sebelumnya bernama Lanud Wirasaba tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar akan layanan transportasi udara yang memang sudah sangat mendesak.

"Di Jawa Tengah bagian selatan dan barat ini tidak ada bandara yang memadai untuk masyarakat. Oleh sebab itu, hari ini sudah dimulai pembangunan bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga seluas 115 hektare," ujar Presiden saat melakukan peninjauan dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, Senin, 23 April 2018.

Di tahap pertama pengembangan, Bandara Jenderal Besar Soedirman akan dilengkapi dengan _runway_ sepanjang 1.600 meter, _runway_ saat ini masih berupa rumput sepanjang 850 meter. Panjang _runway_ akan ditambah di tahap kedua hingga sepanjang 2.500 meter beserta fasilitas-fasilitas pendukung lainnya.

"Dengan terminal seluas 3.000 meter persegi akan bisa menampung kurang lebih 300 ribu penumpang dalam setahunnya. Kita harapkan bandara ini akan selesai akhir tahun 2019 insyaallah," ucapnya.

Saat beroperasi nanti, bandara tersebut tak hanya dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Purbalingga saja, tapi juga masyarakat di daerah sekitarnya yang meliputi Banjarnegara, Kebumen, Banyumas, Pemalang, Brebes, Tegal, Kota Tegal, dan Wonosobo.

"Kita harapkan nantinya juga akan muncul titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di Purbalingga dan sekitarnya," imbuh Kepala Negara.

Untuk diketahui, saat ini ada sejumlah investasi dan industri yang berkembang pesat di Purbalingga. Salah satunya adalah industri bulu mata palsu yang merupakan terbesar kedua di dunia. Industri tersebut mampu menyerap kurang lebih 60 ribu tenaga kerja lokal.

Presiden Joko Widodo berharap dengan adanya bandara yang mampu mendukung mobilitas orang dan barang nantinya dapat semakin meningkatkan perindustrian di kawasan itu.

"Kalau bandara ini ada, investasi-investasi seperti itu bisa lebih membesar, bisa ekspansi. Kita harapkan bukan hanya bulu mata saja, investasi di bidang lain juga akan bisa berkembang dengan cepat," tuturnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan Plt. Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko.

(Eva Andryani/Rizky)

Kepedulian Aipda Teguh Yulianto Terhadap Orang Cidera Dan Tidak Bisa Berjalan

*Kepedulian Aipda Teguh Yuliyanto Terhadap Orang Cidera Dan Tidak Bisa Berjalan*

Jakarta,bidikfakta.com 

Melakukan sesuatu kebaikan ataupun hal sosial ialah kewajiban dan hak semua orang, dan untuk melakukan hal tersebut tidak harus melihat situasi dan kondisi apapun, sama halnya dengan Anggota Kepolisian Aipda Teguh Yulianto (Bhabinkamtibmas) Polsek Tanah Abang Jakarta Pusat. Senin  ,(23/4).

Dalam melaksanakan Kegiatan Terhadap Orang Yang Cidera dan  tidak bisa berjalan Pada hari Senin tanggal 23 April 2018 pada pukul:16:30 Wib yang bertempat di Jalur Busway samping halte JCC Jl.Gatot Subroto Gelora Jakarta Pusat ,pada saat bhabinkamtibmas Gelora Aipda Teguh Yuliyanto menerima laporan adanya ojek online bubaran Aksi Unras dari DPR MPR.

Dan setelah mendapat laporan adanya aksi beliau langsung melakukan sweeping di jalur busway depan JCC sambil memberhentikan kendaraan kendaraan yang lewat,setelah dilakukan pengecekan ternyata tidak benar adanya aksi sweping namun ternyata adanya Korban yang jatuh dan tidak bisa jalan diketahui seorang Ibu-ibu Pengojek Online,.

Aipda Teguh menjelaskan Setibanya dilokasi tersebut,awalnya korban yang tidak ingin diangkat bersama-sama untuk dibawa menepi.

*Awalnya korban tidak mau diangkat untuk dibawa ketepi,namun setelah di lakukan pendekatan dan dirayu korban bersedia untuk meminta di gendong menyeberang sparator busway oleh Bhabinkamtibmas gelora dan selanjutnya di bawa ke Pos Security* jelasnya. 

lebih lanjut Teguh "Selanjutnya korban di bantu di bawa pulang kerumahnya yang mengaku bertempat tinggal di cibitung, dengan  menggunakan kendaraan mobil milik temanya"
pungkasnya.

(Eva/Is/Rizky)

 
Copyright © 2015. www.bidikfakta.com - All Rights Reserved •
HomeRedaksiPedoman Media SiberDisclaimer
Media Partner :INDIKASINEWS.COM